Terbanggi Besar, 8 September 2026
SD Xaverius Terbanggi Besar kembali melaksanakan kegiatan Bina Karakter bagi peserta didik kelas 1–3 pada Selasa, 8 September 2026. Kegiatan berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 11.45 WIB dan bertempat di Aula SD Xaverius Terbanggi Besar.
Kegiatan Bina Karakter kali ini mengangkat tema “Aku Anak Xaverian Sejati yang Mandiri”. Tema tersebut mengajak peserta didik untuk mengenal, memahami, dan membiasakan sikap mandiri dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di sekolah.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan pengantar mengenai pentingnya karakter mandiri bagi anak. Peserta didik diajak memahami bahwa mandiri tidak berarti melakukan segala sesuatu seorang diri, tetapi berani berusaha, bertanggung jawab, serta mampu menyelesaikan tugas sesuai dengan kemampuan diri.

Mengenal Arti Mandiri
Materi pertama bertema “Apa Itu Mandiri?” disampaikan oleh Ibu Lusi dan Ibu Wayan. Dalam sesi ini, peserta didik diajak mengenali berbagai contoh perilaku mandiri yang dapat mereka lakukan setiap hari.
Melalui penjelasan dan kegiatan yang disesuaikan dengan usia peserta didik, anak-anak belajar bahwa sikap mandiri dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Contohnya, menyiapkan perlengkapan sekolah, merapikan barang pribadi, menjaga kebersihan, memakai pakaian sendiri, serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.
Peserta didik mengikuti kegiatan dengan antusias. Mereka juga diberikan kesempatan untuk memahami bahwa kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat membantu membentuk karakter yang bertanggung jawab.
Meneladan Santo Fransiskus Xaverius
Materi kedua membahas “Meneladan Santo Fransiskus Xaverius” yang disampaikan oleh Ibu Batsy. Peserta didik diperkenalkan pada sosok Santo Fransiskus Xaverius melalui kisah singkat perjalanan hidup dan semangat pelayanannya.
Kisah tersebut menjadi kesempatan bagi peserta didik untuk mengenal nilai-nilai keteladanan Santo Fransiskus Xaverius. Anak-anak diajak untuk memiliki semangat belajar, berani melakukan kebaikan, bertanggung jawab, serta mau membantu orang lain.
Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh peserta didik kelas 1–3. Dengan demikian, nilai-nilai keteladanan tidak hanya dipahami sebagai cerita, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Praktik Mandiri Melalui Kegiatan Sehari-hari
Setelah mengikuti sesi materi, peserta didik melakukan kegiatan praktik yang berkaitan langsung dengan kemandirian. Salah satunya adalah memakai seragam sendiri.
Peserta didik dilatih untuk mengenakan seragam dengan benar dan kemudian melipat seragam dengan rapi. Kegiatan sederhana ini menjadi sarana untuk melatih tanggung jawab terhadap barang pribadi sekaligus membangun kebiasaan hidup tertib.
Selanjutnya, peserta didik mengikuti kegiatan mewarnai. Kegiatan ini memberikan ruang bagi anak untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus melatih ketelitian, kesabaran, dan kemampuan menyelesaikan tugas secara mandiri.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan refleksi. Peserta didik diajak melihat kembali pengalaman yang telah mereka lakukan selama kegiatan Bina Karakter. Mereka diajak menyadari bahwa menjadi anak yang mandiri dapat dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan setiap hari.
Melalui kegiatan Bina Karakter kelas 1–3, SD Xaverius Terbanggi Besar berharap peserta didik semakin memahami arti kemandirian dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sikap mandiri diharapkan tumbuh menjadi bagian dari karakter anak Xaverian sejati, yaitu anak yang bertanggung jawab, disiplin, peduli, dan mampu melakukan kebaikan mulai dari hal-hal sederhana.
“Aku Anak Xaverian Sejati yang Mandiri” bukan hanya menjadi tema kegiatan, tetapi juga menjadi ajakan bagi setiap peserta didik untuk terus belajar menjadi pribadi yang mampu bertanggung jawab atas dirinya dan lingkungan sekitarnya.
